Subscribe Us

Pages

Senin, 16 Februari 2026

Sambut 1 ramadhan 1447 Hijriyah, Wartawan dan Aktivis Pandeglang gelar konsolidasi kuatkan etika umat. ‎

Sambut 1 ramadhan 1447 Hijriyah, Wartawan dan Aktivis Pandeglang gelar konsolidasi kuatkan etika umat. 


garasipublik.com

‎Berdasarkan Kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag), 1 Ramadan 1447 H/2026 M diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Artinya, awal ibadah puasa tinggal menghitung hari. Umat Islam di seluruh penjuru negeri bersiap menyambut bulan suci dengan suka cita, harap, sekaligus refleksi mendalam atas perjalanan iman dan tanggung jawab sosial.

‎Ramadan bukan sekadar momentum ritual tahunan. Ia adalah madrasah ruhani yang menghadirkan latihan kejujuran, kesabaran, empati, dan pengendalian diri. Dalam suasana bangsa yang terus bergerak dinamis—baik secara sosial, politik, maupun ekonomi—nilai-nilai Ramadan menjadi jangkar moral yang menuntun publik agar tidak kehilangan arah.

‎Di tengah penantian itu, suara dari kalangan wartawan dan aktivis turut mengemuka, menyerukan pentingnya merawat ruang publik yang sehat dan beradab.

‎Kasman, Pimpinan Redaksi detikPerkara, menegaskan bahwa Ramadan adalah momentum bagi insan pers untuk mempertegas komitmen pada jurnalisme yang beretika.

‎“Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Di bulan suci ini, media dituntut menjadi penyejuk, bukan pemantik kegaduhan,” ujarnya.

‎Ia mengingatkan, di era arus informasi yang begitu cepat, keakuratan dan keberimbangan adalah bentuk ibadah profesional. Wartawan, menurutnya, memikul amanah besar sebagai penjaga nalar publik.

‎Ramadan menjadi saat yang tepat untuk melakukan muhasabah redaksional—menimbang kembali sejauh mana kerja jurnalistik telah berpihak pada kebenaran dan kemaslahatan.

‎Senada dengan itu, Entis Sumantri, Sekretaris DPD KNPI Pandeglang, melihat Ramadan sebagai ruang konsolidasi moral generasi muda. Organisasi kepemudaan, katanya, harus tampil sebagai teladan dalam membangun solidaritas sosial, terutama di tengah tantangan ekonomi yang dirasakan sebagian masyarakat.

‎“Ramadan adalah bulan berbagi. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton. Mereka harus hadir di tengah masyarakat, menggerakkan aksi sosial, memperkuat kepedulian, dan merawat persatuan,” ungkap Entis.

‎Sementara itu, Tubagus Tobi dari Presidium Aktivis Sosial Independen AKSI menilai bahwa Ramadan juga merupakan momentum untuk memperkuat gerakan sosial berbasis nilai-nilai spiritual. Ia menekankan pentingnya aktivisme yang berakar pada etika dan empati, bukan sekadar retorika.

‎“Puasa melatih kita untuk peka terhadap penderitaan sesama. Aktivisme tanpa kepekaan spiritual akan mudah terjebak pada kepentingan sesaat. Ramadan mengajarkan keseimbangan antara keberanian bersuara dan kebijaksanaan dalam bertindak,” tuturnya.

‎Ditempat yang sama, Toni Dankoti Ormas Gaib 212 mengungkapkan bahwa menjelang 1 Ramadan 1447 H, masyarakat diimbau untuk mempersiapkan diri bukan hanya secara fisik, tetapi juga mental dan spiritual.

‎“Membersihkan hati dari prasangka, mempererat silaturahmi, serta memperbanyak amal kebajikan menjadi bekal utama memasuki bulan penuh ampunan, serta menyambut pekan pertama Ramadan—menjadikannya bukan sekadar penanda waktu, tetapi momentum perubahan menuju Indonesia yang lebih beretika, adil, dan bermartabat,” ungkap Toni.

‎Lebih lanjut dijelaskan Toni, di ruang-ruang redaksi, kantor organisasi kepemudaan, hingga sekretariat aktivis sosial, gema Ramadan diharapkan menghadirkan energi baru: energi untuk memperkuat integritas, memperluas kepedulian, dan memperdalam pengabdian kepada umat dan bangsa.

‎“Ramadan adalah tentang menahan diri, tetapi juga tentang menggerakkan kebaikan. Ia adalah panggilan untuk kembali pada nilai-nilai dasar kemanusiaan yang luhur. Ketika wartawan menjaga akurasi, aktivis merawat empati, dan pemuda menghidupkan solidaritas, maka puasa bukan hanya menjadi ibadah personal, melainkan juga fondasi bagi peradaban yang berkeadaban,” tuturnya.(Red)

Jumat, 06 Februari 2026

Muspika Kecamatan Labuan Laksanakan Interupsi Presiden Dalam Gerakan Indonesia ASRI (aman,sehat, resik,indah)

Muspika Kecamatan Labuan Laksanakan Interupsi Presiden Dalam Gerakan Indonesia ASRI (aman,sehat, resik,indah)



garasipublik.com
‎Pandeglang_ Dalam rangka menyambut interupsi presiden Republik Indonesia bapak H Prabowo Subianto di gerakan Indonesia ASRI (aman,sehat,resik,indah),Muspika kecamatan labuan beserta masyarakat desa teluk labuan menggelar aksi bersih bersih Pantai di sepanjang Pantai Teluk labuan,,
‎Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 06 februari 2026,

‎Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat desa teluk,dalam kegiatan ini turut hadir pula camat labuan,Kapolsek labuan,danramil labuan,kepala puskesmas labuan,kepala desa teluk,kader desa teluk,linmas desa teluk,dan pesonil TNI polri di wilayah kec labuan serta warga masyarakat desa teluk,

‎Kapolsek labuan AKP Badri Hasan S.M MM mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk  meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya wilayah pesisir, serta sebagai bentuk nyata kontribusi bersama dalam menjaga kelestarian ekosistem laut. Selain membersihkan sampah plastik dan limbah lainnya yang terbawa ke pantai, kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan.

‎Lebih lanjut Kapolsek labuan menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat pemerintah, namun juga seluruh lapisan masyarakat. Dengan adanya sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan.

‎Selain melaksanakan aksi bersih-bersih, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan silaturahmi serta meningkatkan sinergi antara Polsek labuan dengan unsur Muspika Kecamatan labuan dan masyarakat setempat. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menumbuhkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

‎Serda Mustakim mewakili danramil labuan
‎Mengatakan dalam gerakan Indonesia ASRI ini semata mata untuk menumbuhkan Partisipasi aktif dari masyarakat,pemuda, dan tokoh masyarakat,dalam menjaga kebersihan lingkungan agar bersih dan  indah dipandang,, masyarakat sekitar mesti harus ikut andil dalam mengelola lingkungan yang bersih agar menjadi daya tarik pengunjung yang datang ke pantai teluk labuan

‎" sangatlah dibutuhkan untuk menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan masih sangat kuat di tengah masyarakat. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari gerakan kolektif untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari "tandasnya" (Red)

Sabtu, 31 Januari 2026

Polres Pandeglang menggelar kegiatan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayah Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang,

Polres Pandeglang menggelar kegiatan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayah Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang,

Polres Pandeglang

Pandeglang - Garasipublik.com


Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polres Pandeglang menggelar kegiatan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayah Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Jumat malam, 30 Januari 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Pandeglang, AKP Abdul Rahman Taufiq.

‎Operasi Pekat ini melibatkan personel gabungan dari fungsi operasional Polres Pandeglang serta Polsek jajaran. Kegiatan difokuskan pada upaya pencegahan dan penindakan terhadap berbagai bentuk penyakit masyarakat, seperti peredaran minuman keras, premanisme, balap liar, serta aktivitas nongkrong hingga larut malam yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

‎Sebelum pelaksanaan operasi, AKP Abdul Rahman Taufiq terlebih dahulu memberikan arahan kepada seluruh personel yang terlibat. Dalam arahannya, Kabag Ops menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara humanis, profesional, dan sesuai dengan prosedur, namun tetap tegas dalam menindak setiap potensi pelanggaran hukum yang ditemukan di lapangan.

‎Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir sejumlah lokasi yang dianggap rawan terjadinya gangguan kamtibmas, di antaranya kawasan wisata, jalan utama, tempat berkumpulnya pemuda, serta area publik di wilayah Carita. Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan puluhan pemuda yang kedapatan masih berkumpul hingga larut malam dan berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban.

‎Puluhan pemuda tersebut selanjutnya dibawa ke Polsek setempat untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Petugas memberikan pembinaan berupa imbauan kamtibmas, nasihat, serta arahan agar para pemuda tidak terlibat dalam aktivitas negatif seperti mengonsumsi minuman keras, tawuran, balap liar, maupun perbuatan melanggar hukum lainnya.

‎Kabag Ops Polres Pandeglang, AKP Abdul Rahman Taufiq, menjelaskan bahwa kegiatan Operasi Pekat merupakan langkah preventif yang bertujuan untuk menekan angka kriminalitas serta mencegah terjadinya gangguan keamanan di tengah masyarakat, khususnya pada malam hari.

‎“Operasi Pekat ini kami laksanakan sebagai bentuk komitmen Polres Pandeglang dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga memberikan pembinaan kepada para pemuda agar mereka dapat memahami dampak negatif dari perbuatan yang melanggar hukum,” ungkapnya.

‎Lebih lanjut, AKP Abdul Rahman Taufiq juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas di wilayahnya.

‎Dengan adanya kegiatan Operasi Pekat ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya warga dan wisatawan yang berada di wilayah Carita, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang tetap aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polres Pandeglang. (Red) 

Senin, 12 Januari 2026

Sungai Meluap, 10 Kecamatan di Kabupaten Pandeglang Terendam Banjir

 

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, Banten melihat banjir di Kecamatan Patia masih tergenang dan belum surut. ANTARA/HO-BPBD Pandeglang

Pandeglang, Sebanyak 10 kecamatan di Kabupaten Pandeglang Banten, terendam banjir akibat meluapnya sejumlah aliran sungai setelah wilayah tersebut diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

‎"Kami minta warga agar tetap waspada sehubungan curah hujan di daerah itu cukup tinggi," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang Riza Ahmad Kurniawan, dikutip dari Antara, Senin, 12 Januari 2026.

‎Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) mencatat, warga terdampak banjir di 10 kecamatan tersebut tersebar di 23 desa dan 35 kampung.

‎Adapun kecamatan yang terdampak meliputi Patia, Sumur, Labuan, Cikeusik, Cigeulis, Pagelaran, Panimbang, Sobang, Saketi, dan Sukaresmi.

‎Banjir tersebut berdampak pada 242 kepala keluarga (KK) atau 968 jiwa. Delapan rumah dan tiga unit fasilitas umum juga dilaporkan rusak ringan.

‎Ketinggian banjir berkisar antara 30 sentimeter hingga satu meter. Hingga kini, genangan air masih berlangsung di 35 kampung dan belum surut. (Red). 

Senin, 29 Desember 2025

JELANG TAHUN BARU 2026,MUSPIKA KECAMATAN LABUAN GELAR ISTIGHOSAH AKBAR


JELANG TAHUN BARU 2026,MUSPIKA KECAMATAN LABUAN GELAR ISTIGHOSAH AKBAR


garasipublik.com 

Pandeglang – Senin, 29 Desember 2025,Dalam rangka menyambut pergantian Tahun Baru 2026 dengan memperkuat nilai-nilai keimanan, kebersamaan, dan persatuan masyarakat,kegiatn istighosah diselenggarakan pada hari Senin, 29 Desember 2025, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut bertempat di Gedung PGRI Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang


Kegiatan istighosah ini diikuti oleh kurang lebih 100 orang peserta yang terdiri dari unsur pemerintahan, tokoh agama, tenaga pendidik, serta masyarakat Kecamatan Labuan. Acara berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan suasana religius, sebagai bentuk ikhtiar bersama untuk memohon keselamatan, keberkahan, serta kelancaran dalam menyongsong tahun yang baru.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bapak Yayat Hidayat selaku Camat Labuan, Bapak Untung selaku Wakapolsek Labuan, kopda nurul Mustakim selaku mewakili danramil labuan,Ibu Sri Rezeki, S.ST selaku Kepala Puskesmas Labuan, Bapak Agus Joni selaku Koordinator Wilayah Kecamatan, Kiai Sirojuddin selaku tokoh agama,


. Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh para guru dan perwakilan dari setiap sekolah, serta ibu-ibu pengajian dari seluruh desa se-Kecamatan Labuan.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan istighosah diisi dengan pembacaan doa bersama, dzikir, dan tausiyah yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Seluruh rangkaian acara berjalan tertib, lancar, dan penuh kekhusyukan, mencerminkan semangat kebersamaan serta persatuan antar unsur masyarakat dan pemerintah di wilayah Kecamatan Labuan.


Kopda Nurul Mustakim saat ditemui awak media menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus wujud nyata kedekatan TNI dengan masyarakat. Melalui kegiatan istighosah, diharapkan tercipta suasana yang sejuk, aman, dan kondusif menjelang perayaan Tahun Baru 2026.


“Dengan doa bersama ini, kita berharap wilayah Kecamatan Labuan senantiasa diberikan keamanan, ketertiban, dan dijauhkan dari segala bentuk gangguan. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antara aparat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Kopda Nurul Mustakim.


Secara keseluruhan, kegiatan Istighosah Tahun Baru 2026 di Gedung PGRI Labuan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat terlihat jelas dalam kegiatan ini, sebagai wujud komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan religius di wilayah Kabupaten Pandeglang, khususnya Kecamatan Labuan.(Red)

Minggu, 21 Desember 2025

KANTOR UPP KELAS III LABUAN GELAR ISTIGHOSAH DAN DOA BERSAMA UNTUK KESELAMATAN MASYARAKAT


KANTOR UPP KELAS III  LABUAN  GELAR ISTIGHOSAH DAN DOA BERSAMA UNTUK KESELAMATAN MASYARAKAT 



garasipublik.com

Pandeglang,- Kantor Unit UPP kelas III  labuan menggelar istigosah untuk keselamatan bangsa dan daerah pesisir perairan selat Sunda khususnya di desa teluk kecamatan labuan Kabupaten Pandeglang,acara istighosah dan doa bersama dilaksanakan di dalam aula gedung dan teras Kantor Unit UPP kelas III labuan di Kp teluk desa teluk kecamatan labuan Kabupaten pandeglang, Kamis (20/12/2025). Acara tersebut dihadiri oleh seluruh pegawai kantor UPP kelas III labuan,tokoh agama,tokoh masyarakat,dan masyarakat sekitar dan salah satu ormas di kabupaten pandeglang,kegiatan tersebut dihadiri sekitar 70 orang,,


Kepala kantor UPP kelas III labuan,Makmur  S.Ap menyampaikan bahwa istighosah  dan doa bersama ini merupakan salah satu bentuk dan ikhtiar spiritual dan wujud nyata kebersamaan seluruh elemen pegawai kantor UPP kelas III labuan,tokoh agama,tokoh masyarakat serta masyarakat sekitar untuk memohon perlindungan dan keselamatan kepada yang maha kuasa Allah SWT serta mohon kekuatan dalam menjaga stabilitas dan kedamaian bangsa, khususnya terjaga dari seluruh bencana seperti  tsunami dan banjir rob di perairan selat Sunda dari ujung merak sampai ujung kulon khususnya di desa teluk labuan Kabupaten Pandeglang,


 “Kegiatan doa bersama ini juga merupakan wujud ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan dan keselamatan serta bagi bangsa Indonesia, khususnya terjaga dari seluruh bencana seperti  tsunami dan banjir rob di perairan selat Sunda dari ujung merak sampai ujung kulon khususnya di desa teluk labuan Kabupaten Pandeglang di tengah cuaca extrem dan gelombang tinggi disertai angin kencang di wilayah sepanjang pesisir pantai selat Sunda ini,” tegasnya


Budi Hartono S.H salah satu pegawai kantor UPP kelas III labuan mengatakan malam ini kita hadir dengan penuh kerendahan hati untuk memohon pertolongan dan bimbingan Allah SWT agar bangsa Indonesia diberi kekuatan mengadapi cuaca dan situasi apapun yang terjadi di negeri ini,apalagi sekarang kita sedang menghadapi situasi cuaca ektrem di wilayah sepanjang pesisir pantai di selat Sunda,semoga Allah SWT menjauhkan kita dari bencana yang akan terjadi,dan tak lupa pula kita doakan saudara saudara kita yang ada di wilayah lain seperti Aceh, sumatera Utara yang saat ini sedang dilanda banjir bandang semoga mereka diberikan ketabahan hati untuk menerima ujian dari Allah SWT dan  mudah mudahan bencana tersebut  cepet selesai dan dicabut oleh Allah Subhanahu wata'ala "aamiin,, terangnya,


Beliau pun menegaskan Peran dan dukungan dari para ulama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat sangat penting dan dibutuhkan dalam menjaga menjaga lingkungan sekitar,pasalnya dengan kebersamaan itulah kita dapat mewujudkan persatuan dan kesatuan diantara kita untuk saling mengingatkan terhadap hal hal apapun khususnya hal yang negatif yang akan berdampak luas di lingkungan kita  serta  dapat mengundang murkanya sang pencipta alam semesta ini,,

 


“Peran para ulama dan tokoh agama sangat penting dalam menanamkan nilai kesabaran, musyawarah, serta ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah dalam hal saling mengingatkan terhadap hal hal apapun khususnya hal yang negatif yang akan berdampak luas di lingkungan kita  serta  dapat mengundang murkanya sang pencipta alam semesta ini,” pungkasnya.


Acara ditutup dengan doa bersama, di mana seluruh jamaah istighosah memohon agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, dan dijauhkan dari segala bentuk perpecahan dan bencana yang melanda di wilayah Indonesia umumnya dan  khususnya di desa teluk kecamatan labuan kabupaten Pandeglang dan di sepanjang pesisir pantai dari merak sampai ujung kulon.(Red)

Sabtu, 20 Desember 2025

SMPN 1 LABUAN GELAR PEMBAGIAN RAPORT,WALI MURID ANTUSIAS HADIRI UNDANGAN SEKOLAH


SMPN 1 LABUAN GELAR PEMBAGIAN RAPORT,WALI MURID ANTUSIAS HADIRI UNDANGAN SEKOLAH


garasipublik.com

Pandeglang, 20 Desember 2025 – Hari ini, SMPN 1 labuan kabupaten Pandeglang melaksanakan pembagian rapor siswa untuk semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 Pembelajaran semester ganjil di tahun pembelajaran 2025/2026 telah berakhir, proses pembagian rapor berlangsung tertib di setiap kelas yang diserahkan langsung oleh masing-masing wali kelas.


Pembagian raport ini bertujuan sebagai bahan evaluasi kemampuan siswa selama belajar kurang lebih satu semester kemarin sekaligus sebagai sarana motivasi siswa agar lebih giat dalam menuntut ilmu pada semester berikutnya,


Sebelum dilaksanakan pembagian raport, seluruh wali kelas mendengarkan arahan dari Bp. H. Ruskanda, M. Pd selaku kepala sekolah SMPN 1 Labuan sebagai informasi untuk disampaikan kepada siswa dan wali murid untuk motivasi siswa selama liburan nanti,,


Dalam arahannya,beliau menekankan pentingnya untuk tetap semangat belajar dan tidak cepat berpuas diri dengan hasil yang telah dicapai saat ini. Beliau mendorong para siswa untuk terus meningkatkan prestasi belajar di masa mendatang.


Ahmad yani. S.Pd Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan berharap para orang tua murid dari hari ini selama para siswa libur agar supaya bisa membimbing pembelajaran dirumah,meningkatkan kemampuan dan prestasi siswa,serta mengontrol pergaulan siswa selama liburan sampai nanti tanggal 5 Januari 2026 masuk sekolah,


"Orang tua murid agar senantiasa terus memotivasi anak anaknya untuk belajar dan meningkatkan prestasi, keterampilan dan kemampuan anak dimasa liburan ini,yang lebih penting nya orang tua agar mengontrol pergaulan anak anaknya diluar saat liburan sekolah untuk meminimalisir hal hal yang tidak di inginkan. Selain itu juga Jangan cepat berpuas diri dengan apa yang sudah diraih. Teruslah belajar, teruslah bersemangat, dan jadikan hasil ini sebagai pacuan untuk menjadi lebih baik lagi, "ungkapnya,


Selanjutnya dari beberapa wali murid sangat mengapresiasi kegiatan pembagian raport yang dihadiri oleh seluruh wali murid dari siswa tingkat 7 sampai dengan tingkat 9,pasalnya orang tua atau wali murid agar bisa lebih erat hubungan emosional nya dengan tenaga pendidik kemudian bisa langsung mengontrol anak nya dalam hasil pembelajaran secara langsung di sekolah,,


Kegiatan pembagian rapor dan arahan ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi seluruh siswa SMPN 1 labuan kab Pandeglang untuk menyongsong semester dan ajaran berikutnya dengan semangat dan motivasi yang lebih tinggi.(Red)